Friday, June 13, 2014

Alasan Makanan Jepang Disebut Sebagai Paling Sehat



Ketika berbicara soal makanan sehat, pasti masakan Jepang yang senantiasa berada di posisi atas. Kebiasaan makan di Jepang dipuji akan singkatnya dan kesederhaannya. Mengapa demikian??
Masakan Jepang sehat karena selalu berkaitan dengan alam. Makanan sushi yang dimasak sangat sedikit ( tidak matang ) sehingga dapat mempertahankan sebagian besar nutrisinya. Anda harus sadar, bahwa masak terlalu berlebihan dapat membunuh dan menghancurkan nutrisi yang hadir di dalam makanan.
Bahan-bahan makanan yang digunakan pun juga sangat sehat. Tidak diolah.  Kedelai, rumput laut dan berbagai macam jenis ikan membuat sushi dinobatkan sebagai salah satu masakan sehat di seluruh dunia.
Seperti dilansir She Knows, ada berbagai alasan mengapa masakan Jepang dianggap sebagai makanan yang paling sehat, yaitu :
1. Jantung sehat
Seafood merupakan sumber utama protein di dalam masakan Jepang. Ikan laut memiliki banyak omega-3. Itulah sebabnya, makanan Jepang dapat membuat jantung menjadi sehat dibandingkan dengan masakan lainnya yang ada di dunia.
2. Makanan rebus
Masakan Jepang terdiri dari makanan rebus atau direbus. Anda akan jarang menemukan makanan yang digoreng atau direndam rempah-rempah dalam masakan Jepang.
3. Kedelai
Kedelai yang digunakan dalam masakan Jepang tidak diproses berlebihan, dan karena itu sangatlah sehat.
4. Minim garam
Makanan Jepang yang sehat karena kandungan sodiumnya relatif rendah. Ketika masyarakat Jepang makan banyak makanan laut yang memiliki natrium alami, kandungan garam dalam makanannya pun berkurang
4. Ubi
Karbohidrat dalam makanan Jepang tersedia di ubi jalar. Ubi merupakan karbohidrat kompleks yang memberikan energi dan nutrisi juga
5. Makanan kaya Antioksidan
Ikan dan sayuran  memiliki antioksidan maksimum dan keadaan mentah. Dan karena Jepang memasak dengan cara minimal, maka ia pun mendapatkan hasil yang maksimal dari antioksidan
6. Rumput laut
Masakan jepang adalah salah satu masakan paling langka di dunia, di mana rumput laut digunakan sebagai bahannya. Ada banyak manfaat kesehatan dari rumput laut. Pertama, kaya akan mineral laut. Kedua, memiliki hampir nol kalori yang Sempurna untuk makanan diet.

Thursday, June 12, 2014

Pedagogi dan Andragogi

Kali ini saya akan membagikan sedikit pengalaman saya tentang pedagogi dan andragogi. Tetapi sebelum itu, kita tentu harus tahu dulu dong apa itu pedagogi dan andragogi. 

Pedagogi adalah sebuah teori belajar untuk masa kanak-kanak di mana orang dewasa akan mengambil tanggung jawab untuk memberikan keputusan. Sedangkan andragogi adalah sebuah teori belajar yang dikembangkan khusus untuk kebutuhan orang dewasa. Perlu diketahui bahwa dalam pedagogi orang-orang yang belajar disebut sebagai anak didik, sedangkan untuk andragogi orang-orang yang belajar disebut sebagai peserta didik. Mengapa untuk andragogi disebut sebagai peserta didik? Ini dikarenakan pembelajar dianggap sudah dewasa dan sudah menyadari tanggung jawabnya masing-masing. Tidak lagi seperti anak didik yang masih harus disuruh-suruh untuk belajar. Misalnya saja dalam mendengarkan saat dosen sedang menerangkan. Itu terserah peserta didik mau mendengarkan atau tidak, tetapi konsekuensinya ditanggung sendiri oleh peserta didik.

 Nah, pengalaman yang akan saya ceritakan berhubungan dengan masa-masa saat saya sekolah dulu dan pada masa saya kuliah sekarang. Dulu saat masih SD dan SMP, saya sangat suka berkompetisi dengan teman-teman saya, terutama teman sebangku saya dalam mengerjakan PR ataupun melihat siapa yang mendapat nilai lebih tinggi. Namun, sekarang saya sudah tidak berkompetisi dengan cara seperti itu lagi karena pada masa kuliah saya dan teman-teman saya itu saling berkompetisi untuk mendapatkan ilmu. Di perkuliahan saya lebih banyak berkolaborasi dengan teman-teman saya karena memang terdapat banyak tugas kelompok dari dosen. Dalam tugas kelompok kita tidak mungkin saling berkompetisi dong, tentu kita harus saling membantu agar hasilnya memuaskan.

Saat masih di bangku sekolah juga, saya dan siswa lainnya hanya mendengar apa yang diajarkan oleh guru dan semuanya itu terpusat pada guru. Saya dan siswa lainnya hanya pembelajar yang bersifat pasif. Jadi apapun itu, semua diputuskan oleh guru. Sedangkan sekarang, kami bukan lagi pembelajar pasif, tetapi kai sudah menjadi pembelajar yang aktif di dalam kelas. Semuanya tidak lagi terpusat pada guru karena kami sudah ikut menentukan arah belajar di dalam kelas dan guru hanya sebagai fasilitator saja. Seperti pada mata kuliah psikologi pendidikan hari ini. Saat dosen memberikan puzzle kepada kami agar dapat menyelesaikannya. Dosen hanya memberikan clue dan mengarahkan saja, tetapi kami sebagai mahasiswa yang aktif. Kami saling bertanya dan berdiskusi agar dapat menyelesaikan puzzle tersebut. Kami tidak akan mungkin bisa menyelesaikan puzzle tersebut jika sebelumnya kami belum membaca materinya. Jadi apa yang kami baca sebelumnya itu merupakan sumber daya yang kaya untuk belajar. Tidak seperti di SD yang jika kita tidak membaca materi pelajaran terlebih dahulu, maka kita tidak akan mengalami kesulitan apapun. 

Dulu saat saya masih belajar di bangku sekolah, saya hanya tahu untuk belajar, tapi tidak tahu belajar untuk tujuan apa. Saya belajar itu dikarenakan ada tekanan sosial dari orang tua dan guru saya. Sekarang saya belajar bukan lagi karena tekanan sosial, tetapi karena peran sosial. Saya sudah menyadari peran saya sebagai mahasiswa dan menyadari bahwa saya memiliki tanggang jawab sebagai mahasiswa. Saat di SD dan SMP juga saya belum mengenal apa itu evaluasi diri. Evaluasi kita dilakukan oleh guru melalui ujian-ujian yang diujikan kepada kita sebagai anak didiknya. Dari hasil ujian itulah kita dievaluasi. Sekarang, saya sudah mengenal apa itu evaluasi diri. Saya sudah mengevaluasi diri sendiri tiap semester atau tiap tahunnya. Bukan lagi dievaluasi oleh guru maupun dosen.
Itulah sedikit pengalaman saya mengenai pedagogi dan andragogi. Sekian dan sampai jumpa lagi pada postingan saya yang berikutnya. :)

Monday, June 9, 2014

Alasan Mengapa Harus Banyak Minum AIr Putih

KEKENTALAN DARAH DLM TUBUH, BAGAIMANA BISA TERJADI ???
Ada satu pertanyaan yaitu :"Mengapa kita hrs minum air putih banyak2 ???"
Topik tersebut bisa dijelaskan sebagai berikut :
Kira-kira 80% tubuh manusia terdiri dari AIR. Malah ada beberapa bagian tubuh kita yg memiliki kadar air di atas 80%. Dua organ paling penting dgn kadar air di atas 80% adalah DARAH dan OTAK !!!

Otak memiliki komponen Air sebanyak 90%, Sementara darah memiliki Komponen air sebanyak 95%.
Jatah minum manusia normal sedikitnya adalah 2 liter sehari atau 8 gelas air putih sehari, Jumlah di atas hrs ditambah bagi seorang PEROKOK.
Air sebanyak itu diperlukan utk mengganti cairan yg keluar dari tubuh kita lewat air seni, Keringat, Pernapasan dan Sekresi
Apa yg terjadi bila kita mengkonsumsi kurang dari 2 liter sehari ???

Tentu tubuh akan menyeimbangkan diri
Caranya : Dgn jalan "Menghisap" air dari komponen tubuh sendiri terdekat : DARAH !!!
Darah yg dihisap Airnya akan menjadi kental
Akibat pengentalan Darah ini, maka perjalanannya akan kurang lancar ketimbang Darah Encer.

Saat melewati Ginjal (tempat menyaring Racun dari Darah) ginjal akan bekerja extra keras menyaring darah
Dan karena saringan dlm ginjal halus, tidak jarang darah yg kental bisa menyebabkan perobekan pada Glomerulus ginjal
Akibatnya : Air seni anda berwarna Kemerahan, tanda mulai bocornya saringan ginjal

Bila dibiarkan terus menerus, anda mungkin suatu saat hrs mengeluarkan 2jt rupiah seminggu utk cuci darah.....
Bagamana Dgn OTAK ???
Nah saat darah Kental mengalir lewat otak, perjalanannya agak tersendat .

Otak tdk lagi "Encer" krn sel2 otak adalah yg paling boros mengkonsumsi makanan & Oksigen, ini yg mengakibatkan "STROKE" 

Semoga info ini dapat bermanfaat :)

Thursday, June 5, 2014

Pengelolaan / Manajemen Kelas

Pengelolaan atau menajemen kelas adalah kegiatan untuk menciptakan dan mempertahankan kondisi yang optimal bagi terjadinya proses belajar efektif di dalam kelas.
Mengapa kelas perlu dikelola secara efektif??
Karena  jika kelas dikelola secara efektif, maka kelas akan berjalan lancar dan murid akan aktif dalam pembelajaran, sehingga akan pengelolaan kelas yang baik akan memaksimalkan kesempatan pembelajaran murid. Jika kelas dikelola dengan buruk, maka kelas akan menjadi kacau dan tidak menarik sebagai tempat untuk belajar.
Perbedaan pengelolaan kelas dulu dan sekarang.
Dulu, guru bertindak sebagai pengatur. Siswa / murid bersifat pasif dan harus patuh pada aturan-aturan sehingga siswa menjadi tidak begitu terlibat dalam proses pembelajaran aktif. Guru tidak menerima protes dari siswa. Sekarang, guru bertindak sebagai fasilitator, pemandu, dan koordinator. Guru hanya mengarahkan , sedangkan murid-murid aktif dalam proses belajar di kelas. Pengelolaan kelas itu berfokus pada kebutuhan murid untuk mengembangkan hubungan dan kesempatan untuk menata diri serta menekankan pada regulasi diri siswa.
Manajemen / pengelolaan kelas itu..
  • Membuat kelas sebagai tempat belajar yang menyenangkan dengan menciptakan suasana yang kondusif untuk terjadinya proses belajar.
  • Menciptakan proses belajar efektif di dalam kelas sehingga siswa benar-benar aktif dalam belajar.
  • Mengupayakan sarana-sarana yang dibutuhkan siswa sehingga dapat membantu proses belajar menjadi lebih efektif dan efisien. 
 Tujuan manajemen kelas :
  • Mewujudkan kondisi kelas yang baik yang memungkinkan siswa untuk mengembangkan kemampuannya semaksimal mungkin.
  • Membantu murid menghabiskan lebih banyak waktu untuk belajar dan mengurangi waktu aktivitas yang tidak diorientasikan pada tujuan.
  • Menghilangkan berbagai hambatan yang dapat menghalangi terwujudnya interaksi belajar mengajar yang efektif.
  • Membina dan membimbing murid sesuai dengan latar belakang sosial, ekonomi, budaya, serta sifat-sifat individunya.
  • Mencegah murid mengalami problem akademik dan emosional.
Jadi, kunci awal manajemen kelas itu ada pada awal masa sekolah, yaitu dengan menyampaikan aturan dan prosedur yang akan digunakan pada kelas dan mengajak siswa untuk bekerja sama agar mematuhinya serta mengajak siswa terlibat aktif dalam semua kelas.

Ada 6 strategi yang dilakukan dalam manajemen kelas :
    1. Mendesain lingkungan fisik kelas.
    2. Mnciptakan lingkungan yang positif untuk pebelajaran.
    3. Membuat, mengajarkan, dan mempertahankan aturan dan prosedur.
    4. Mengajak murid untuk bekerja sama.
    5. Menkadi komunikator yang baik.
    6. Menghadapi perilaku bermasalah.
    Mendesain lingkungan fisik kelas.
    Ada 4 prinsip penataan kelas :
    - Kurangi kepadatan di tempat lalu lalang.
    - Pastikan bahwa guru dapat dengan mudah melihat semua murd.
    - Materi pengajaran dan perlengkapan murid harus mudah diakses.
    - Pastikan murid dapat dengan mudah melihat semua presentasi kelas.

    Ada beberapa gaya penataan kelas :
    • Gaya auditorium, yaitu semua murid duduk menghadap guru.
    • Gaya tatap muka, yaitu murid saling menghadap.
    • Gaya off-set, yaitu sejumlah murid ( biasanya 3 atau 4 anak ) duduk di bangku, tetapi tidak duduk berhadapan langsung satu sama lain.
    • Gaya seminar, yaitu sejumlah besar murid ( sepuluh / lebih ) duduk di susunan berbentuk lingkaran, persegi, atau bentuk U.
    • Gaya klaster, yaitu sejumlah murid ( 4-8 anak ) bekerja dalam kelompok kecil.
    Menciptakan ligkungan yang positif untuk pembelajaran.
    Ada 3 stategi umum yang biasanya dipakai, yakni :
    • Gaya otoritatif : murid cenderung mandiri, tidak cepat puas, mau bekerja sama, dan memiliki penghargaan diri yang tinggi.
    • Gaya otoritarian : murid cenderung pasif, tidak mau berinisiatif, dan memiliki keterampilan komunikasi yang buruk.
    • Gaya permisif : memberi banyak otonomi pada murid, tetapi tidak memberi banyak dukungan untuk pengembangan keahlian pembelajaran atau pengelolaan perilaku murid.
    Manajer kelas yang efektif :
    - Menunjukkan seberapa jauh mereka mengikuti.
    - Atasi situasi tumpang tindih secara efektif.
    - Menjaga kelancaran dan kontinuitas pelajaran. 
    - Libatkan murid dalam berbagai aktivitas yang menantang.

    Membuat, mengajarkan, dan mempertahankan aturan dan prosedur.
    Kita harus membedakan antara aturan dengan prosedur. Aturan fokus pada ekspektasi umum atau spesifik atau standar perilaku. Sedangkan prosedur berisi ekspektasi tentang perilaku, namun biasanya diterapkan untuk aktivitas spesifik dan diarahkan untuk mencapai suatu tujuan, bukan untuk melarang perilaku tertentu.

    Mengajak murid untuk bekerja sama.
    Ada 3 stategi : 
    - Menjalin hubungan positif dengan murid.
    - Mengajak murid untuk berbagi dan mengemban tanggung jawab.
    - Beri hadiah terhadap perilaku yang tepat dengan menggunakan pedoman tentang memilih penguat yang efektif, gunakan prompts dan shaping secara efektif, serta gunakan hadiah untuk memberi informasi tentang penguasaan, bukan untuk mengontrol perilaku murid.

    Menjadi komunikator yang baik.
    Tiga aspek utama dari komunikasi adalah keterampilan berbicara, mendengar, dan komunikasi nonverbal.
    Keterampilan berbicara.
    Beberapa strategi untuk berbicara dengan jelas dengan kelas :
    • Menggunakan tata bahasa dengan benar.
    • Memilih kosakata yang gampang dipahami dan sesuai dengan grade murid.
    • Berbicara dengan tempo yang tepat.
    • Tidak menyampaikan hal-hal yang kabur.
    • Menggunakan perencanaan dan pemikiran logis sebagai dasar untuk berbicara secara jelas di kelas.
    Penggunaan pesan kamu dan saya. Pesan kamu adalah gaya komuniksi yang tidak diinginkan karena pembicara tampak menghakimi orang lain. Pesan saya adalah gaya komunikasi yang merefleksikan perasaan pembicara dan lebih baik ketimbang pernyataan kamu yang mengandung nada menghakimi.


    Ada 4 gaya dalam penanganan konflik :
    • Gaya agresif : galak kepada orang lain dan bersikap menuntut, kasar, dan bermusuhan.
    • Gaya manipulatif : mendapatkan keinginannya dengan membuat orang lain merasa bersalah.
    • Gaya pasif : pasrah dan tidak mau memberi tahu orang lain keinginannya.
    • Gaya asertif : mengekspresikan perasaannya.
    Tentu ada rintangan dalam komunikasi verbal yang efektif seperti kritik, menasihati, ceramah moral, dan lain-lain. 
    Keterampilan berbicara salah satunya adalah memberi ceramah yang efektif.
    Keterampilan mendengar.
    Kita harus mendengar aktif. Mendengar aktif adalah memberi perhatian penuh pada pembicara, memfokuskan diri pada isi intelektual dan emosional dari pesan.
    Beberapa strategi untuk mengembangkan keterampilan mendengar yang baik :
    - Beri perhatian cermat pada orang yang sedang berbicara.
    - Parafrasa.
    - Sintesiskan tema dan pola.
    - Beri umpan balik dan tanggapan dengan cara yang kompeten.
    Komunikasi nonverbal.
    - Ekspresi wajah dan komunikasi mata.
    - Sentuhan.
    - Ruang.
    - Diam.
    Dengan diam, seorang pendengar yang baik akan dapat mengamati mata pembicara, ekspresi wajah, postur, dan isyarat komunikasi, memikirkan tentang apa yang sedang dikomunikasikan oleh orang lain, bertanya-tanya apa yang sesungguhnya dirasakan orang lain, serta mempertimbangkan jawaban yang paling tepat.

    Menghadapi perilaku bermasalah.
    Strategi intervensi minor yang efektif :
    • Gunakan isyarat nonverbal.
    • Terus lanjutkan aktivitas belajar.
    • Dekati murid.
    • Arahkan perilaku.
    • Beri instruksi yang dibutuhkan.
    • Suruh murid berhenti dengan nada tegas dan langsung.
    • Beri murid pilihan.
    Strategi intervensi moderat :
    • Jangan beri previlese atau aktivitas yang mereka inginkan.
    • Buat perjanjian behavioral.
    • Pisahkan atau keluarkan murid dari kelas.
    • Kenakan hukuman atau sanksi.
    Dalam menghadapi perilaku bermasalah juga dapat menggunakan sumber daya lain, seperti mediasi teman sebaya, konferensi guru-orang tua, dan minta bantuan kepada kepala sekolah atau konselor. 

    Wednesday, June 4, 2014

    Air Liur + Buah = Obat Kanker

    Air Liur+Buah = Obat Kanker
    Dr. Stephen memperlakukan pasien yang sakit kanker dgn cara yg "un-ortodoks" & banyak pasien Sembuh!
    Ia percaya pd penyembuhan alami dlm tubuh terhadap penyakit.
    Obat utk Cancer sdh ditemukan!
    Anda percaya?
    Saya berdukacita bagi pasien cancer yg meninggal di bwh perawatan konvensional.
    Pasien cancer tdk seharusnya mati !
    Menurut DR. Shu, 3 generasi Sinshe di Taiwan:
    Makan buah segar dan caranya!
    Ini sangat informatif!
    Umumnya makan buah berarti membeli buah, cuci, memotongnya & masukkan ke dalam mulut kita?

    Tapi tidak semudah yg kita pikirkan! Pengetahuan penting bagaimana & kapan harus makan buah.
    Cara yg tepat makan buah;
    • TIDAK MAKAN BUAH-BUAHAN SETELAH ANDA MAKAN.
    • BUAH HARUS DIMAKAN PD SAAT PERUT KOSONG.
    BUAH ADALAH MAKANAN PALING PENTING!
    BAHAYA! Buah bercampur dgn makanan lain akan membusuk & menghasilkan gas sehingga lambung akan kembung!
    Menurut penelitian Dr Herbert Shelton;
    Jika Anda telah menguasai cara yg benar makan buah2an,
    Anda akan :
    • Berumur panjang
    • Selalu sehat
    • Penuh energi
    • Tubuh dan pikiran jadi nyaman & berat badan normal
    Makan buah yg utuh segar dan bersih (Bukan buah/Juice kemasan kaleng/botol Plastik) lebih baik dari pada minum jus.
    Tapi jika terpaksa minum jus, maka minumlah seteguk demi seteguk secara perlahan, karena Anda harus membiarkannya bercampur degan air liur Anda sebelum menelannya.
    MINUM AIR ES SETELAH MAKAN = KANKER!!
    Air dingin akan membuat makanan yang berminyak menjadi solid (beku).
    Hal ini akan menghambat proses pencernaan.
    Ketika 'lumpur' tsb bereaksi dgn asam, maka akan jadi lemak bertoksin(Racun) & berbaris di dalam usus dan terserap dng sangat cepat! Sehingga menyebabkan Cancer!
    Cara Terbaik adalah;
    •   Minum air hangat setelah makan
    •   Makan buah segar saat perut kosong.

    Monday, June 2, 2014

    PSIKOLOGI INDUSTRI DAN ORGANISASI

    KELOMPOK DALAM ORGANISASI

    Menurut Gordon, ada empat kriteria suatu kelompok :
    1. Anggota dari suatu kelompok mendefinisikan dirinya sebagai suatu kesatuan, yakni sebagai bagian dari kelompok tersebut.
    2. Kelompok menghadirkan keuntungan pada anggota-anggotanya.
    3. Memiliki dan berbagi suatu tujuan bersama.
    4. Hal yang terjadi pada salah satu anggota kelompok dapat memengaruhi kelompok secara keseluruhan.
    Sedangkan kriteria suatu kelompok secara umum adalah :
    1. Multiple members. Anggota dalam suatu kelompok minimal harus 2 orang atau lebih. Jika hanya ada 1 orang, maka tidak dapat disebut sebagai suatu kelompok.
    2. Group rewards. Anggota dalam kelompok biasanya mengaharapkan reward atau keuntungan.
    3. Corresponding effects. Hal yang terjadi pada salah satu anggota kelompok dapat memengaruhi kelompok secara keseluruhan.
    4. Common goals. Setiap kelompok pasti memiliki tujuan bersama.
    Pedoman dalam kelompok :
    1. Rules (aturan tertulis). Aturan formal yang dibuat oleh kelompok atas persetujuan para anggotanya.
    2. Norms (norma). Bersifat formal/tidak formal, tertulis/tidak tertulis, diumumkan/tidak diumumkan, tetapi menjadi pedoman bagi para anggota kelompok demi kelestarian kelompok dan tercapainya tujuan kelompok.
    3. Critical incidents ( kejadian-kejadian kritis). Peristiwa-peristiwa yang sukses ataupun gagal yang pernah terjadi di dalam / luar kelompok yang dijadikan aturan perbuatan bagi para anggota kelompok untuk ditiru / tidak ditiru.
    Dimensi dnamika kelompok  :
    1. Synergi. Bertambahnya kekuatan yang melebihi jumlah kekuatan dari masing-masing anggota kelompok. Maksudnya adalah kekuatan kelompok akan lebih besar dibandingkan dengan kekuatan masing-masing anggotanya karena anggota-anggota kelompok saling melengkapi satu dengan yang lainnya.
    2. Social loafing. Mengurangi kekuatan dari jumlah kekuatan masing-masing dari para anggota kelompok. Maksudnya adalah kekuatan masing-masing anggota kelompok menjadi berkurang karena individu cenderung tidak mau melakukan usaha yang maksimal.
    3. Group think. Kelompok yang kohesivitasnya tinggi menyebabkan anggotanya kehilangan kemampuan memberika evaluasi yang kritis terhadap keputusan yang diambil kelompok.
    Suatu kelompok memiliki kelebihan dan kelemahan. Kelebihannya adalah suatu kelompok menjadi banyak ide karena anggotanya memiliki cara pandang yang berbeda. Kelemahannya adalah memerlukan waktu yang lama terutama dalam pengambilan keputusan.

    Tahap-tahap perkembangan kelompok menurut Robbins :
    1. Forming, yaitu tahap pembentukan. Sifatnya masih mencari-cari, misalnya mencari siapa pemimpinnya dan apa tujuan dibentuknya kelompok.
    2. Storming. Pada tahap ini anggota dalam kelompok saling beradu pendapat karena memiliki perbedaan pandangan.
    3. Norming. Terjadi pembentukan aturan yang digunakan dalam bekerja untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
    4. Performing. Yaitu tahap pelaksanaan norma untuk mencpai tujuan.
    5. Adjourning. Pada tahap ini telah tercapai tujuan kelompok sehingga kelompok beristirahat bekerja atau bubar.
    Adapun alasan-alasan untuk bergabung dalam suatu kelompok adalah sebagai berikut :
    1. Affiliation. Adanya kebutuhan untuk berbaur dengan orang lain.
    2. Identificaton. Adanya kebutuhan untuk diakui oleh orang lain.
    3. Emotional support. Mendapatkan dukungan emosi dari orang lain.
    4. Assistance/Help. Mendapatkan pertolongan atau bimbingan.
    5. Common interests. Memiliki ketertarikan terhadap hal yang sama.
    6. Common goals. Memiliki tujuan bersama.
    7. Physical proximity. Memiliki kedekatan secara fisik, misalnya tinggal atau bekerja di area yang sama.
    8. Assignment. Bukan keinginan sendiri, tetapi ditugaskan sehingga mau tidak mau harus bergabung dalam suatu kelompok.
    Faktor-faktor yang memengaruhi kinerja suatu kelompok :
    1. Group cohesiveness. Semakin kohesif suatu kelompok, kinerjanya akan semakin baik.
    2. Group homogenity. Kelompok yang homogen kinerjanya lebih baik bila dihadapkan pada tugas-tugas yang sederhana. Sedangkan kelompok yang heterogen kinerjanya lebih baik bila dihadapkan pada tugas-tugas yang kompleks.
    3. Stability/membership. Kelompok yang anggotanya stabil akan lebih kohesif dibandingkan dengan kelompok yang anggotanya sering berganti-ganti ( turn over ).
    4. Isolation. Kelompok yang terisolasi akan lebih kohesif.
    5. Outside pressure. Tekanan dari luar akan membuat kelompok menjadi lebih kohesif karena ada perasaan senasib sepenanggungan.
    6. Group size. Kelompok dengan jumlah anggota yang kecil akan lebih kohesif dibandingkan kelompok dengan jumlah anggota yang besar.
    7. Group status. Semakin tinggi status kelompok, maka akan semakin kohesif karena ada perasaan bangga menjadi anggota kelompok.
    8. Group ability & confidence. Semakin tinggi kemampuan dan kepercayaan diri kelompok, maka kinerja kelompok akan semakin baik.
    Konflik dalam kelompok ada 2 jenis :
    1. Dysfunctional conflict. Konflik jenis ini harus dihindari karena menyebabkan orang lain tidak mau bekerja sama sehingga dapat menurunkan produktivitas.
    2. Functional conflict. Konflik ini memunculkan hal-hal positif karena menyebabkan orang-orang dalam kelompok bekerja keras untuk menunjukkan siapa yang terbaik.
    Penyebab terjadinya konflik :
    1. Competition for resources. Terjadi perebutan sumber daya, misalnya saling berebut fasilitas kerja, budget, dan lain-lain.
    2. Task interdependence. Misalnya terjadi konflik antara bagian produksi dengan bagian pemasaran karena yang diproduksi tidak mencukupi pemasaran.
    3. Jurisdictional ambiguity. Misalnya terjadi konflik antar manager dalam menentukan siapa yang bertanggung jawab dalam menggantikan atasan yang berhalangan hadir.
    4. Communication barriers. Terjadi salah paham karena adanya perbedaan bahasa.
    5. Personality.
    Gaya individu dalam menghadapi konflik :
    1. Avoiding style. Misalnya dengan mengundurka diri dari pekerjaan.
    2. Accomoding style. Ada salah satu pihak yang mengalah. Misalnya mengalah dalam antrian.
    3. Forcing style. Kedua pihak tidak mau mengalah dan saling menyerang, berkelahi, atau menghalalkan segala cara untuk menang.
    4. Collaborating style. Dengan melakukan musyawarah mufakat sehingga sama-sama menang.
    5. Compromising style. Terjadi tawar-menawar.

    Sunday, June 1, 2014

    Mengenali stroke

    Sekedar info agar kita dapat mengenali stroke..

    Pada saat sebuah pesta, seorang teman terjatuh dan ia meyakinkan semua orang bahwa ia baik-baik saja dan hanya terpeleset sebuah batu karena sepatu barunya.

    Mereka membantu membersihkan orang tersebut dan memberikannya piring yang berisi makanan. Meskipun ia tampak masih kurang nyaman, Ingrid melanjutkan aktivitasnya dan menikmati pesta.

    Suami Ingrid menelepon kemudian dan memberitahukan semua orang bahwa istrinya telah dibawa ke rumah sakit - pada jam 6 sore, Inggrid telah meninggal dunia. Ia terkena stroke pada saat pesta. Jikalau mereka telah mengetahui bagaimana mengidentifikasi tanda-tanda stroke, mungkin Ingrid akan masih bersama kita hari ini.

    Beberapa tidak meninggal. Mereka berakhir dalam kondisi tidak tertolong. Ini hanya membutuhkan waktu Anda semenit untuk membacanya..

    IDENTIFIKASI STROKE:
    Seorang neurologist berkata bahwa jikalau ia mendapatkan korban stroke dalam jangka waktu 3 jam, ia dapat membantu membalikkan efek dari stroke tersebut secara total. Ia berkata bahwa triknya untuk mengenal sebuah serangan stroke, dan membuat pasien secara medis ditangani dalam waktu 3 jam, yang sulit.

    MENGENALI STROKE:

    Ingat 3 langkah, STR. Baca dan pelajari!

    Terkadang tanda stroke sulit untuk di identifikasi. Sayangnya, tidak mengetahui ini bisa berakibat fatal. Korban stroke dapat mengalami kerusakan otak yang besar ketika orang di dekatnya gagal dalam mengindentifikasi tanda sebuah stroke. Dokter saat ini berkata bahwa orang biasa dapat mengenal serangan stroke dengan 3 pertanyaan simple di bawah ini:

    S = Minta orang tersebut untuk SMILE (Senyum)..
    T = TALK. Minta orang tersebut untuk bicara kalimat yang mudah (secara langsung) contoh : Hari ini sangat cerah.
    R = Minta dia untuk RAISE BOTH ARMS (Angkat kedua tangannya).

    Jikalau orang tersebut kesulitan dalam melakukan salah satu dari tugas diatas, panggil ambulan dan jelaskan tanda-tandanya kepada operator.

    CATATAN: Tanda lain dari sebuah stroke adalah
    1. Minta orang tersebut untuk menjulurkan lidahnya.
    2. Jikalau lidah tersebut bengkok, atau jikalau lidah tersebut terjulur ke satu sisi atau lainnya maka ini adalah tanda-tanda sebuah stroke.

    Seorang cardiologist berkata bahwa jikalau setiap orang yang membaca status ini dan men-SHARE kepada teman-temanya maka Anda bisa yakin bahwa akan ada setidaknya satu nyawa terselamatkan.